Karakteristik Worldview

Weltanschauung” (Jerman) kata Immanuel Kant (1724 – 1804). Yang artinya persepsi inderawi terhadap dunia (sense perception of the world). Munculnya ideologi yang seseorang anut, dari apa yang ada dalam pikirannya memandang sekitarnya.  Lalu dipopulerkan istilah weltanschauungoleh murid-muridnya, J. G  Fichte, F W Joseph von Schelling. Merealisasikan diri memahami alam sekitar yang akhirnya mempengaruhi ideologi yang di’imani’nya.

Setiap aliran maupun agama memiliki cara pandang atau apa yeng sering disebut dengan Worldview masing – masing. Sehingga cara pandang mereka terhadap dunia akan memiliki pengaruh yang amat besar dalam pola pikir dan tingkah laku masing – masing.

Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi berpendapat:

 “Cara pandang yang bersumber pada kebudayaan memiliki spektrum yang terbatas pada bidang-bidang tertentu dalam kebudayaan itu. Cara pandang yang berasal dari agama dan kepercayaan akan mencakup bidang-bidang yang menjadi bagian konsep kepercayaan agama itu. Ada yang hanya terbatas pada kesini-kinian, ada yang terbatas pada dunia fisik, ada pula yang menjangkau dunia metafisika atau alam diluar kehidupan dunia. Terma yang dipakai secara umum untuk cara pandang ini dalam bahasa Inggeris adalah pandangan hidup (worldview) atau filsafat hidup (weltanschauung) atau weltansicht (pandangan dunia).” (Makalah Diskusi Sabtuan INSIST, Pandangan Hidup dan Tradisi Intelektual Islam) .

Karena ruang lingkupnya yang begitu penting dan luas, Worldview haruslah memiliki karakteristik – karakteristik berikut:

1. Memberikan dasar dasar pemahaman tentang dunia

Islam sebagai cara pandang, memberikan konsep – konsep dasar  pemahaman tentang dunia. Tak dapat dipungkiri lagi, kebenaran cara pandang Islam tentang dunia mutlak adanya dikarenakan cara pandang tesebut turun langsung dari sang Pencipta alam semesta. Hal tersebut terlihat dari bagaimana Islam memberikan dasar – dasar pemahaman dalam Konsepsi Intelektual, Aqidah (Keyakinan) dan Paradigma (Tatanan Nilai). Sehingga tanpa Islam, seseorang yang terjun dalam pemahaman keduniaan tidak akan menemukan apapun selain materi dan ilmu yang menyesatkan.

2. Konsep yang Komprehensif (Menyeluruh)

Sebagai suatu cara pandang yang akan mempengaruhi segala perilaku lahiriyyah dan batiniyyah, tentu saja konsep kehidupan yang lengkap dan menyeluruh harus ada di dalam sebuah Worldview. Sehingga tidak akan ditemukan jalan buntu yang akan menyesatkan manusia. Di sinilah Islam hadir sebagai sistem kehidupan yang komprehensif. Bisa dilihat bagaimana islam mengatur kehidupan para penganutnya dalam bersosialisasi dengan rabb nya, diri sendiri, sesama muslim, lingkungan hingga seluruh aspek dalam kehidupan. Sehingga seorang muslim tidak akan menemukan apapun yang buntu dalam menjalani kehidupannya.

3. Koheren dan Konsisten

Sebagaimana firman Allah Swt:

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا

Maka tidakkah mereka menghayati (mendalami) Al-Qur’an? sekiranya (Al-Qur’an) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya  (An-Nisa’ : 82)

Sebagai suatu cara pandang yang otomatis akan menjadi pedoman hidup, tentu adanya pertentangan di dalamnya adalah hal yang dapat membatalkan keabsahan cara pandang tersebut. Hal ini yang akan menyebabkan kebingungan dan pertentangan diantara para penganutnya. Kepaduan dan kekonsistenan sebuah Worldview tentu menjadi syarat yang mutlak adanya.

4. Menjawab Semua Masalah Besar

Hal – hal yang berhubungan dengan eksistensi diri, hakekat makhluk hidup, asal mula kehidupan dan kemana perginya semua makhluk yang mati merupakan sebagian dari pertanyaan – pertanyaan besar orang – orang yang belum mengenal Islam. Namun ketika mereka mencoba untuk menjawab dengan berbagai macam rekaan, tidaklah bertambah pemahaman mereka kecuali hanya kesemrawutan. Hal ini tercermin dari berbagai teori – teori cacat dan buntu yang diciptakan oleh ilmuwan – lmuwan yang tidak mengenal Allah Swt sebagai Sang Pencipta alam semesta. Yang sebenarnya permasahan – permasalahan yang amat sulit dan besar menurut mereka, dijawab oleh Islam dengan begitu mudahnya.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s