Ranah Kemodernan

Kemodernan tentu merupakan hal yang mutlak diperlukan dalam menjalani kehidupan yang nyata. Pasalnya, kehidupan akan terus berkembang dari waktu ke waktu. Untuk bisa bertahan dalam mode perkembangan hidup yang terjadi terus – menerus, kita sebagai pelaku kehidupan dituntut untuk ikut berkembang dan berpikir modern, yang tentu saja perkembangan menuju yang lebih baik. Maka akan tertinggal mereka – mereka yang berpikiran kolot, enggan untuk berkembang atau bahkan menolak modernisasi secara mentah – mentah.

Dalam menjalani proses tersebut di perlukan beberapa ranah yang efektif dan efisien untuk mencapai kemodernan yang positif. Berikut beberapa ranah kemodernan:

1. Utuh dan Radikal

Utuh berarti menyeluruh. Dan radikal yang dimaksud bukanlah radikalisme yang sarat dengan pemahaman dan kekerasan. Tentu radikal berarti secara mendasar (sampai kepada hal yang prinsip).

Tidak cukup untuk menerapkan kemodernan tanpa menyeluruh, harus mengakar serta kokoh luar dan dalam.

2. Wawasan ke Depan

Perubahan dalam proses modernisasi pastinya harus memiliki tujuan yang baik dan jelas. Bukan hanya yang penting berubah, tapi harus ada tujuannya. Pastinya nasib kita akan berubah sesuai dengan tujuan dari perubahan yang kita galakkan. Apabila tujuannya baik, maka begitu pula dampaknya, dan berlaku pula sebaliknya. Perlu diingat, bukan hanya masa depan dunia yang dipikirkan. Harus dipikirkan matang – matang dampaknya bagi masa depan kita di dunia dan di akhirat.

3.  Sistematis

Proses yang kita jalani dalam perubahan terkadang perlu dijalani dengan bertahap. Tidak usah buru – buru tetapi malah ngawur, lebih baik merangkak ke depan dari pada berlari di tempat saja.

4. Rasio dan Rasa

Pergerakan perubahan yang sedang di proses tidak bisa langsung diterapkan begitu saja. Harus di saring dulu dengan dua aspek penting dalam diri kita. Yaitu rasio, sesuai dengan akal pikir yang sehat. Dan rasa, sesuai dengan hati yang jernih.

العقل الصحيص و القلب السليم

5. Menghargai Waktu

Jangan lupa, dunia akan terus berkembang dengan atau tanpa dirimu, beriringan dengan berjalannya waktu. Maka jangan sampai ada waktu yang sia – sia. Bisa jadi kita tertinggal karena lambatnya perkembangan yang sedang kita perjuangkan. Lambat tertinggal, malas tertindas, berhenti mati.

6. Keterbukaan

Sekarang ini banyak orang yang mengutuk perubahan dikarenakan kurangnya informasi dan sosialisasi terhadap masayarakat. Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya keterbukaan. Tanpa dukungan dan support masyarakat, tentu akan sulit bagi kita untuk melakukan perubahan.

7. Bebas Memilih Program, Cara dan Sistem

Hal ini yang sering disebut dengan dinamika kemodernan. Dalam sebuah institusi, tentu ketika kita menghadapi sebuah program untuk berkembang, ada saja nilai – nilai yang harus dijaga. Nilai ini adalah pandangan sebuah pergerakan institusi. Baru dalam mencapai tujuan yang diinginkan, diterapkanlah program, cara dan sistem yang cocok untuk tujuan tersebut. Di sinilah kebebasan dalam memilih program, cara dan sistem dipandang sebagai cara yang modern dalam menjalankan sebuah institusi.

Berhati – hati dalam mendeklarasikan langkah untuk perubahan adalah mutlak. Tentu saja, apabila langkah perubahan yang telah dideklarasikan masih tidak membuahkan hasil yang memuaskan, kita bebas untuk kembali kepada program, cara ataupun sistem yang dianggap lebih baik.

المحافظة على القديم الصالح و الأخذ بالجديد الأصلح

Menjaga yang baik di masa lampau, dan mengambil yang lebih baik untuk masa depan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s